Impetigo Treatment Yang Dianjurkan Berdasarkan Dokter Kulit
![]() |
| Impetigo Treatment Yang Dianjurkan Berdasarkan Dokter Kulit |
Impetigo Treatment
Mungkin kita semua secara tidak sadar pernah mengalami infeksi kulit ini. Infeksi kulit yang mudah menular dan baik anak-anak maupun dewasa dapat mengalaminya. Infeksi kulit ini secara ilmiah dikenal sebagai impetigo.
Menurut dr. Tania Azhari, Sp.DVE seorang Dokter Spesialis Dermatologi Venereologi RS EMC Cikarang, Impetigo merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes.
Bakteri tersebut masuk melalui luka atau goresan pada kulit ketika kondisi kulit terasa hangat dan lembab. Apalagi pada tempat ramai seperti tempat penitipan anak, sekolah, atau lingkungan padat, maka siapapun dapat menjadi lebih rentan terkena penyakit ini.
Impetigo Treatment Yang Dianjurkan Berdasarkan Dokter Kulit
Oleh sebab itu, jika kita mengalami Impetigo, ada baiknya untuk mengetahui gejala dan Impetigo treatment yang dianjurkan oleh dr. Tania sebelum infeksinya tidak menyebar lebih luas lagi di kulit penderita.
Gejala-Gejala Impetigo yang Perlu Diwaspadai
Impetigo cukup mudah terlihat setelah kulit terinfeksi bakteri. Berikut adalah tanda-tandanya:
Luka Kecil Berwarna Merah
Gejala yang pertama pada Impetigo diawali dengan luka kecil berwarna merah yang lambat laun akan nampak melepuh dan berisi cairan.
Lepuhan ini tentu mudah pecah dan dapat meninggalkan bekas seperti kerak tipis berwarna kuning bagaikan madu sebagai ciri khas dari penyakit Impetigo. Biasanya luka ini akan muncul di daerah wajah seperti hidung, mulut, tangan, dan leher.
Lepuhan Berisi Cairan atau Nanah
Gejala yang kedua akan tampak ketika luka berubah menjadi lepuhan. Jika tidak segera ditangani, maka lepuhan akan cepat berkembang dan menutupi area yang lebih luas pada kulit penderita.
Bahkan dapat menimbulkan nanah pada lepuhan yang perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sehingga dapat menyebabkan kulit terasa gatal.
Kulit Terasa Gatal dan Tidak Nyaman
Perlu diperhatikan, jika kulit telah terasa gatal pada area lepuhan, sangat dianjurkan bagi penderita Impetigo untuk tidak menggaruknya karena hal tersebut dapat menyebabkan bakteri menyebar ke area kulit atau tubuh lainnya. Bahkan hingga menular ke orang lain.
Impetigo Treatment yang Aman dan Efektif
Jika sudah terjadi sedemikian rupa, sebaiknya penderita Impetigo segera melakukan pengobatan pertama agar infeksi yang dirasakan tidak berlanjut.
Penderita sebaiknya segera berkonsultasi pada dokter kulit yang dapat menangani penyakit Impetigo sesuai dengan kompetensinya.
RS EMC merupakan salah satu referensi rumah sakit yang memiliki dokter spesialis kulit untuk konsultasi hingga penanganan dalam rangka upaya penyembuhan penyakit kulit termasuk Impetigo.
Penggunaan Antibiotik Topikal
Pada Impetigo dengan gejala ringan, dokter spesialis kulit akan memberikan resep berupa antibiotik topikal dalam bentuk salep atau krim. Antibiotik ini dapat dioleskan langsung pada bagian kulit yang terkena infeksi.
Penggunaan antibiotik topikal menurut dr. Tania sangat efektif dalam mengendalikan infeksi dan menghambat pertumbuhan bakteri, serta membantu mempercepat proses penyembuhan luka.
Antibiotik Oral untuk Infeksi Lebih Serius
Tahap Impetigo treatment selanjutnya adalah untuk Impetigo dengan gejala yang lebih parah atau pengobatan awal tidak efektif. Biasanya untuk tahapan ini, dokter kulit akan memberikan antibiotik oral yang dapat bekerja dari dalam tubuh untuk mematikan bakteri penyebab infeksi.
Biasanya pengobatan ini berlangsung 7-10 hari menyesuaikan tingkat keparahan infeksi yang dirasakan oleh penderita.
Agar area yang telah terinfeksi tidak melebar ke permukaan kulit lainnya dan menyebar, penderita dapat membersihkan area tersebut dengan mengompres air hangat dan sabun antiseptik.
Selanjutnya penderita mencuci tangan setelah menyentuhnya, dan mencuci pakaian serta barang pribadi yang terkontaminasi dengan air panas.
Personal Hygiene
Namun jika kita belum atau tidak tertular penyakit Impetigo, maka langkah pencegahan sederhana adpat kita lakukan seperti menjaga kebersihan kulit, mencuci tangan, dan menghindari kontak dengan penderita.
Menjaga Kebersihan Kulit
Langkah kedua yang dapat dilakukan untuk pencegahan Impetigo adalah dengan selalu menjaga kebersihan kulit seperti mandi secara teratur, terutama setelah beraktivitas di luar ruangan.
Selain itu, jika terdapat luka kecil atau goresan pada kulit, upayakan untuk langsung membersihkan dan menutup luka dengan plester steril guna mencegah bakteri masuk.
Hindari Berbagi Barang Pribadi
Langkah yang ketiga adalah menghindari berbagi barang-barang pribadi seperti handuk, pakaian, atau alat kebersihan pribadi dengan orang lain. Menurut dr. Tania, barang-barang tersebut bisa menjadi media penyebaran bakteri yang menyebabkan impetigo.
Rawat Luka dan Goresan dengan Optimal
Langkah terakhir pencegahan Impetigo adalah dengan memperhatikan luka atau lecet pada kulit, meskipun kecil.
Mencuci luka dianjurkan untuk menggunakan antiseptik dan menutup dengan perban steril. Hal ini akan mengurangi risiko infeksi dan mencegah masuknya bakteri penyebab impetigo.
Penutup
Impetigo memang penyakit yang dapat diobati dengan antibiotik dan personal hygiene. Namun, jika gejala tidak membaik setelah beberapa hari atau muncul gejala lainnya seperti demam, pembengkakan kelenjar getah bening, atau lepuhan semakin menyebar, sebaiknya penderita segera periksa ke dokter spesialis kulit.
Nah, itu dia ulasan tentang Impetigo Treatment Yang Dianjurkan Berdasarkan Dokter Kulit. Sekian, semoga ulasan ini bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Impetigo Treatment Yang Dianjurkan Berdasarkan Dokter Kulit"
Mohon berkomentar yang bijak dan tidak menyisipkan link apapun ke dalam komentar karena dianggap spam. Terima kasih, ditunggu kembali kunjungannya :)