Vitamin C Spesial

Akhirnya aku sampai pada simpul ini dalam hidupku.
Simpul yang pastinya terhubung dengan simpul-simpul lainnya.

Akhirnya aku bertahan sampai saat ini usiaku akan menginjak 24 tahun.
Setelah 4 kali masuk ruang OK dan tak terhitung rawat jalan yang ku lalui,
aku bertahan.

Ada yang bilang semakin sering seseorang melakukan operasi, semakin menurun kekebalan sistem imunnya. Beberapa dokter sering mengingatkanku bahwa aku harus banyak mengonsumsi Vitamin C.

Aku sudah sadar sejak aku duduk di kelas 3 SD bahwa tubuhku diberikan kelebihan ini. Terlebih aku sadar, aku adalah anak postmature yang terlahir dengan sempurna meski aku berada di kandungan ibuku selama 12 bulan. Kelebihannya ada pada kesehatanku.

Aku sadar cepat atau lambat aku akan menghilang dari kehidupan ini.
Maka sejak aku berbalik arah dengan tidak terus-menerus menyangkal takdirku, aku memutuskan untuk hidup dalam keadaan baik, hidup dalam keadaan sehat, dan hidup untuk dikenang dengan manis oleh mereka yang mengenalku.

Aku juga memutuskan untuk berdoa kepada Allah agar aku diberikan pasangan hidup yang menurut-Nya adalah yang terbaik untukku. Bukan terbaik dimata hamba-Nya. Aku meminta karena aku sadar mendapatkan seseorang yang bisa menerima segala kekurangan kita sangatlah tidak mudah. Aku meminta karena aku sadar, aku adalah perempuan yang lemah dan bertahan hidup sendiri adalah hal yang tidak mudah dilakukan meskipun aku bisa saja sanggup melakukannya. Aku meminta karena aku mengerti, obat terbaik dari segala kesakitan yang kita alami adalah membaca al-Qur'an, dan hidup dengan orang-orang yang menyayangi kita lebih dari dirinya sendiri. Dan kini aku mendapatkan itu dari pasangan hidupku.

Ia adalah laki-laki yang bahkan saat berteman sekali pun tidak pernah marah atau pun membentak padaku meskipun aku sangat sangat dan sangat mengesalkan. Tidak seperti yang lainnya, bahkan setelah menikah ia lebih lembut. Aku pernah bertemu dengan beberapa laki-laki yang untungnya Allah telah memperlihatkan padaku betapa tidak seharusnya aku hidup dengan salah satu diantara mereka.

Mentalku sudah terbentuk, namun tubuhku tidak. Seringkali aku merasa takut, aku yang rentan ini akan sangat sering menyusahkan hidupnya atau tidak membuatnya bahagia. Namun ia tidak pernah mengeluhkan apapun dan hanya do'a yang ia pinta padaku agar aku selalu mendoakan langkahnya dalam membina bahtera rumah tangga kami menuju bahtera yang tenang, penuh cinta, kasih sayang, dan keberkahan.

Sebenarnya tahun ini salah seorang dokter menyarankanku untuk kembali ke ruang OK, tapi dokter lain tidak menyarankan hal tersebut. Dan aku fikir setuju dengan dokter yang kedua karena aku masih sanggup untuk menahan sakitnya. Hanya saja kali ini memang frekuensinya lebih sering dari yang aku duga. Dan hal itu membuat Ia bersedih karena beberapa kali melihatku terbaring lemah, Ia memintaku untuk operasi. Tapi kali ini aku merasa tidak yakin jadi aku tidak memberikan jawaban. Dan sebenarnya jikalau pun aku harus masuk ruang OK, bukan karena kesakitan itu yang membawaku kesana. Karena ada hal lain yang lebih perlu untuk diwanti-wanti seperti melahirkan misalnya. Namun aku tetap berharap kelak jika saat itu tiba, aku bisa melahirkan dengan persalinan normal.

Terlepas dari semua itu, aku sangat bersyukur karena kini selain aku berusaha untuk rajin mengonsumsi Vitamin C, Allah juga memberiku Vitamin C Special. It's called L❤VE.

❤ Begitulah cara Allah memberiku vitamin C ❤


0 Comments:

Post a Comment