Afiliasi Domainesia

hosting indonesia

UNLOCK SKILL: MEMASAK MENU BARU SELAMA PANDEMI COVID 19

Sejak hadirnya pandemi Covid 19, siapapun diantara kita tentu dipaksa untuk berusaha lebih kreatif, terutama kaum ibu yang biasanya selalu hadir di garda terdepan untuk menyediakan hidangan menu berat maupun camilan untuk anggota keluarga.

Mengingat sempat ada himbauan work from home or school from home or stay at home dan membuat tidak sedikit orang berfikir berkali-kali untuk beraktivitas di luar rumah, maka selain mengandalkan gofood dan grabfood, sebisa mungkin para ibu mulai bereksperimen mengolah menu-menu praktis namun bergizi dan lezat yang dapat disantap bersama anggota keluarga.

Kebetulan saya juga termasuk salah satu ibu yang mencoba bereksperimen meski agak sedikit takut kalau makanan yang saya buat akan meracuni orang rumah, hahahaha. Tetapi alhamdulillah menu yang saya buat banyak berhasilnya dari pada tidak berhasilnya. Kebanyakan resep semuanya ada di instagram dan youtube. Mau tau menu apa saja?

1. Pie Susu

Udah gak asing ya denger nama camilan khas Bali ini? Apalagi semenjak pandemi Covid 19 banyak yang recook resep pie susu dari berbagai chef. Kalau saya pakai resepnya Yackikuka. Mudah dan sederhana karena memasaknya cukup pakai teflon. Bahkan diberi pula tips memasaknya agar tidak menggelembung seperti meme-meme yang beredar. Bahan-bahan yang dipakai juga sangat mudah untuk didapat, diantaranya ada telur, kental manis, tepung terigu, tepung maizena, dan mentega.

Alhamdulillah sekali bikin langsung berhasil dan semua anggota rumah suka. Kafa juga suka dan kadang makan pie susu aja dia sudah kekenyangan karena enak dan bergizi ya mengandung karbohidrat, lemak, dan protein. Keponakan saya aja sampai minta dibuatkan terus, tapi yang eksekusi selanjutnya bukan saya melainkan maminya. Hihi..

2. Donat

Saya tidak menyangka juga bisa membuat adonan donat seempuk itu untuk pertama kali. Resepnya pakai yang anti gagal dong, resep Xander's Kitchen. Kunci agar berhasil membuat donat yang empuk adalah adonan yang kalis. Awalnya adonan saya nyaris gagal karena saya terlalu banyak memberi air susu. Tetapi karena sudah terlanjur, ya masa mau mubadzir begitu saja. Akhirnya saya melihat tutorial membuat adonan agar bisa kalis meski banyak air.

Yay! Berhasil dong tanpa mixer lho. Kuncinya ya tinggal sepenuh hati dan tenaga saat mengaliskan adonan. Pakai tenaga dalam dan emosi yang terpendam, wkwkwk... Oiya, bahan-bahan yang saya pakai tepung terigu rendah protein, telur, gula, garam, susu UHT, fermipan, vanili (kurang lebihnya itu, nanti saya cek lagi ya resepnya). Untuk topping-nya saya menggunaka double topping choccolate yaitu dark choccolate dan meises coklat.

3. Pisang Coklat (piscok)

Karena susah banget cari penjual pisang coklat dan saya kangen makan piscok, akhirnya saya buat piscok. Ternyata sederhana banget, cuma butuh pisang, coklat, gula halus, keju (topping selain coklat), dan sedikit tepung terigu, serta kulit lumpia. Tetapi karena waktu itu yang jadwal belanja salah beli kulit (bukan beli kulit lumpia dan malah beli kulit pangsit, wkwkwk) akhirnya yaa jadi sih tapi rasanya jadi aneh. Kulitnya asin tapi dalamnya manis. Hahahaha, over all kalau gak salah beli kulit, pasti berhasil seperti yang lainnya.

4. Tahu Sumedang

Jujur saya bukan penikmat olahan menu tahu kecuali hasil masakannya enak sekali atau tahu sumedang. Biasanya saya memakan tahu kalau Bunda memasak tahu bacem, kalau tahu goreng biasa, saya kurang suka meskipun sudah diberi bumbu ala ala. Suatu hari di grup whatsapp MAHMUD sedang membahas olahan tahu. Akhirnya saya penasaran, saya buatlah tahu sumedang ini. Tentu lagi-lagi sumbernya dari youtube. Bumbu tahu seperti biasanya hanya ditambahkan dengan baking soda. Berhasil? Jelas dong... hehehhe. Satu rumah pun suka, alhmadulillah.

5. Tumpeng (Nasi Kuning)

Yang terakhir satu ini yang paling gak ada rencana bikin. Jadi maminya keponakan saya mau bikin tumpeng untuk hari ulang tahun anaknya yang kedua. Tetapi karena hari itu hectic dan anak-anak kicik di rumah tidak kondusif. Akhirnya kakak saya hopeless dan membatalkan rencananya. Ya sudah saya inisiatif bantu membuat meski sudah dibilang tidak usah buat.

Saya tetap membuat si tumpeng ini karena eman-eman sudah beli bahan-bahannya. Ya itung-itung hadiah dari saya gitu deh buat keponakan saya (yang tentu anak-anak mah lebih suka mainan daripada kado yang butuh perjuangan, ya karena belum ngerti kan ya, wkwkwk). Langsung saya buka aja guru andalan sang youtube. Bumbu yang disarankan pakai bumbu ayam + santan. Bikinnya juga gampang, pakai magicom aja.

Tapi ternyata beras yang saya isi di magicom terlalu banyak. Akhirnya saya kukus juga deh si tumpeng ini. Alhamdulillah matang sempurna. Dapat bonus pula dari Bunda katanya enak tumpengnya gurih dan Bunda sampai makan tumpengnya aja even saat itu kami sekeluarga sedang pertama kalinya keluar rumah bersama-sama (era new normal) merayakan hari ulang tahun di resto Bebek Pak Ndut. Jiwa bisnis saya langsung berteriak-teriak.

6. Canai atau Roti Maryam

Roti Maryam Bariklana
Dokumen milik Roti Maryam Bariklana


Nah kalau yang terakhir ini saya kemarin sempat scrolling resep membuatnya. Tapi kok merasa belum kuat banget niat mengeksekusinya mengingat camilan ini berasal dari India. Dari pada sudah beli bahan tetapi gak tereksekusi akhirnya memilih untuk menunda.

Ngomongin soal roti maryam ini, saya jadi ingat pernah beli roti maryam di Roti Maryam Bariklana. Murah dan banyak banget varian rasanya. Satu pak isi 10 canai. Ada rasa original, coklat, keju, daging ayam dan daging sapi. Kalau kalian penasaran mau nyobain semua varian tapi gak mau beli banyak, boleh kok request mix varian. 

Meski diproduksi dalam skala home industry, namun rasanya jangan diragukan ya. Paling penting nih, canai dari Roti Maryam Bariklana ini tahan sampai tiga bulan bila disimpan di dalam freezer, dan tahan selama empat hari untuk suhu ruang. Jadi kalau ada tamu di rumah, males keluar tapi pengen ngemil, bisa banget nyetok canai dari Roti Maryam Bariklana.

Kalau gak mau ribet bikin, bisa langsung aja lho pesan di sini, jangan lupa ya kasih tau ownernya dapat infonya dari Ibu Kafa :) Gak usah takut gak sampai di rumahmu, karena Roti Maryam Bariklana dapat dikirim ke seluruh Indonesia meski berasal dari Malang. Mereka juga menyediakan jasa COD (Cash on Delivery), jadi buat kamu yang domisili Malang Raya bisa banget COD di sekitar jalan Gading.

Sampai di sini dulu ya obrolan online kita pada artikel ini. Mohon maaf seperti biasa, foto-foto hasil karya saya dari poin satu sampai lima menyusul ya, soalnya tersimpan di instagram story. Terima kasih sudah berkenan mampir, silahkan tinggalkan jejak terbaik di kolom komentar :)































Karimah Iffia Rahman
Seorang perempuan sagitarius yang hidup dalam peran ganda sebagai istri, ibu, dan penulis lepas. Karya pertamanya yang berhasil diterbitkan berada dalam Buku Antologi Menyongsong Society 5.0
Terbaru Lebih lama

Related Posts

3 komentar

  1. Donaat, ternyata kalo bikin sendiri lebih puas ya, puas makannya juga, hehe.. Apalagi anak suka, jadi nggak bosen bikinnya, hihi..

    BalasHapus
  2. Samaan kita Mbak. Aku juga baru berhasil bikin donat yang empuk baru-baru ini. soalnya kemarin-kemarin pasti keras huhu. bentuk yang oke juga pas terakhir ini XD

    BalasHapus

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter