-->

Pengalaman Pengiriman Motor antar Pulau Jawa melalui Kereta

Pengalaman Pengiriman Motor antar Pulau Jawa Melalui Kereta

Karena bulan-bulan ini saya sibuk mengurus perpindahan, maka catatan ini saya tulis khusus untuk saya pribadi agar kedepan jika sewaktu-waktu harus mengurus hal semacam ini, saya tidak kesulitan lagi harus mencari dimana informasi yang tepat.

Kirim motor dengan kereta
Tata Cara Pengiriman Motor Melalui Kereta

Menggunakan jasa pengiriman motor sebenarnya sudah saya lakukan beberapa kali, mengingat alamat asal saya berada di Jakarta, sedangkan saya tinggal di Jogja untuk waktu yang panjang karena menimba ilmu di sana. Pertama waktu tahun 2012 ketika saya mulai mengenyam bangku pendidikan.

Pengalaman Pertama Mengirim Motor

Waktu itu seingat saya prosesnya ribet sekali. Karena ayah dan ibu mengantarkan motor tersebut  tidak menggunakan kereta melainkan dengan ekspedisi. Itupun ekspedisi spesial, dimana ada sepupu saya yang bekerja di ekspedisi tersebut. Sehingga dalam proses pengiriman motor pun sepupu saya mengawasi dari Jakarta sampai ke Jogja karena ikut dalam rombongan pengiriman motor. Jadi saya tidak perlu cek tarif kirim motor karena sudah diatur oleh orang tua dan juga sepupu yang diamanahi.

Ketika waktu belajar tiba, saya pun berangkat ke Jogja dengan kereta api. Sesampainya di Jogja,  saya bertemu dengan sepupu saya yang membawa motor. Agak ribet, tapi begitulah orang tua. Hehehe. Akhirnya selama 4 tahun tidak kurang tidak lebih, motor ini menemani perjalanan saya menjadi mahasiswa di kota pelajar ini.

Pengalaman Kedua Mengirim Motor

Setelah lulus, saya pun membawa kembali motor saya ke Jakarta untuk digunakan kegiatan bekerja karena memang dua bulan semenjak lulus saya langsung ditempatkan di Jakarta untuk bekerja di sebuah organisasi besar. Waktu itu saya mengirimkan motor melalui kereta api, tetapi menggunakan jasa ekspedisi yang mengharuskan saya mengikut sertakan STNK motor ke dalam proses pengiriman.

Karena waktu yang terbatas, saya pun tidak mencari tahu cara mengirim motor tanpa stnk asli. Tidak hanya motor yang saya kirim, tetapi barang-barang dan buku-buku sewaktu kuliah pun saya angkut juga. Hitungannya perpaket awal dikenakan biaya Rp 50.000,- per 10kg. Selanjutnya 2500 perkgnya. Tetapi karena tidak saya catat, jadi saya lupa nama ekspedisi yang saya gunakan itu ekspedisi apa.

Seingat saya sih bukan menggunakan jasa pengiriman motor melalui indah cargo ataupun kirim motor via j&t. Ongkos kirim motornya sendiri waktu itu sekitar Rp 150.000,- -an. Begitu pula hal yang sama ketika saya menikah, akhirnya motor ini kembali lagi dari ekspedisi ke ekspedisi, dari stasiun ke stasiun. Biasanya sih saya mengirimnya dari stasiun Lempuyangan lalu diambil di stasiun Senen atau sebaliknya.

Biaya Kirim Motor Terbaru

Namun setelah akhirnya setelah saya memutuskan untuk pindah kembali ke Jakarta beserta suami dan anak, akhirnya motor kembali lagi dibawa ke Jakarta dari Magelang. Tetapi tahun sudah berganti dari 2012 menjadi 2020. Tentu banyak perubahan yang terjadi termasuk biaya pengirimannya yang juga meningkat. Rata-rata biaya pengiriman motor melalui ekspedisi yang dikirim dengan kereta dikenakan biaya mulai dari Rp 350.000 sampai dengan Rp 500.000 atau bahkan lebih.

Saya pun sempat kaget mengetahui hal ini. Untungnya saya ingat Rail Express. Ekspedisi pengiriman motor dan barang yang langsung dikelola oleh pihak manajemen PT. KAI. Suami saya pun langsung menuju stasiun Tugu dan mengurus biaya pengirimannya sebesar Rp 230.000 sudah dengan biaya packing. Sebelumnya saya sudah meminta suami untuk memfotokopi STNK takut seperti sebelum-sebelumnya.

Tetapi ternyata di Rail Express pengiriman motor tanpa STNK, sehingga kami pun hanya melampirkan fotokopian STNK beserta kunci dan motor. Oiya, pengiriman  motor dan barang melalui Rail Express dari Jogja ke Jakarta yang saya alami kemarin, motor sampai Jakarta berada di Rail Express Jakarta Kota.

Nah, penting sekali untuk teman-teman ketahui bahwa lokasi Rail Express Jakarta Kota bukan berada di stasiun Kota Tua ya. Karena lokasi mereka memang ada di Jakarta Kota tetapi tepatnya di Mangga Dua dan di Kampung Bandan. Saran saya sih sebaiknya kalau untuk mengambil motor, teman-teman langsung menuju ke Kampung Bandan karena di sana adalah gudang Rail Express Jakarta Kota.

Pengambilan motornya sendiri harus menyertakan fotokopi KTP bukti pengambil motor yang tertera di bukti transaksi dan juga membawa KTP yang asli untuk dicocokan keasliannya. Rail Express Jakarta Kota buka mulai pukul 08.00 sampai dengan 20.00 WIB. Batas pengambilan biasanya satu atau dua hari maksimal setelah barang sampai. Lebih dari itu biasanya dikenakan biaya denda karena telat mengambil barang.

Oleh karena itu, jika teman-teman pengambil motor berhalangan mengambil motor, saran saya pilihlah orang lain yang bisa (wakilnya) lalu sertakan surat kuasa bermaterai ketika mengambil, jangan lupa untuk membawa bukti transaksi ya. Nah, begitulah pengalaman pengiriman motor antar pulau jawa melalui kereta yang saya alami sendiri. Tulisan ini murni berdasarkan pengalaman tanpa ada kerja sama dari pihak manapun.

Sekian, semoga bermanfaat. Silahkan tinggalkan jejak dikolom komentar ya :)

Kata kunci: Pengiriman Sepeda Motor Melalui Kereta, Jasa Pengiriman Motor, Cek Tarif Kirim Motor, Cara Mengirim Motor Tanpa STNK.









Karimah Iffia Rahman
Seorang perempuan sagitarius yang hidup dalam peran ganda sebagai istri, ibu, dan penulis lepas. Karya pertamanya yang berhasil diterbitkan berada dalam Buku Antologi Menyongsong Society 5.0

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter