AKHIR TAHUN BERSAMA PETAI & 7 MANFAATNYA

Image result for manfaat petai
Doc. Merdeka.com

Kita ketemu lagi nih di penghujung tahun 2012 tepatnya 31 Desember, setelah sekian lama gak nulis, akhirnya saya bercerita tentang pengalaman pertama saya mencoba memakan petai.

Ceritanya tadi sekitar jam 2 siang, saya makan siang bersama keluarga karena Ibu kebetulan hari ini mau masak. Ibu memang senang memasak terlebih jika Kiky dan Adil sedang liburan dari pondok. Kiky adalah anak perempuan ibu terakhir, sedangkan Adil adalah adikku yang paling bontot dan satu-satunya anak laki-laki di rumah. Nah, menu siang itu adalah  Ayam Goreng Upin Ipin, Sambel Terasi, Sayur Lodeh, dan Tumis Ikan Asin bumbu Petai dan Kacang Panjang.

Enak banget pastinya. Siapapun yang udah pernah nyobain masakan Ibu, pasti ketagihan. Ya karena masakan ibu memang gak ada duanya. Ibu juga sebenarnya bisa saja menjadi koki di sebuah restoran jika berminat melamar pekerjaan menjadi koki, karena ibu pernah mengikuti kursus masak Nila Sari. Walau begitu, sebenarnya tanpa kursus pun masakan ibu tetap enak. Tapi ibu lebih memilih membangun TPA dan mengajarkan generasi masa depan tentang ilmu agama. 

Kembali ke laptop...
Melihat teteh dan ibu memakan petai, akhirnya saya jadi penasaran dan ingin mencobanya. Setelah tarik ulur dan memantapkan hati, tersantap juga lah petai itu. Itu juga dari setengah biji saya belah menjadi dua bagian, karena masih gimana gituuu . . .

Awalnya kaya pengen muntah, mungkin karena udah tersuges di alam bawah sadar kalo petai tuh gak enak kali ya, karena saya pas makan petai ndilalah sambil gak sengaja kecium juga baunya yang semerbak. Padahal itu makannya udah saya tumpuk pake tomat, kacang panjang, daging ayam, sama daun mlinjo lho! Haha. Tapi setelah gigitan kedua, akhirnya saya mulai memasukkan petai ke dalam salah satu ex my blacklist food. Hehehe . . .


Tujuh Manfaat Petai


Ternyata kalau kalian belum tau, jadi petai ini selain untuk bumbu penyedap di dalam olahan tumis menumis, manfaat lainnya ternyata banyak banget. Saya tulis tujuh saja.

Pertama
Petai mampu mengatasi depresi karena di dalam petai terdapat kandungan triptofan, yaitu zat sejenis protein yang dapat diubah di dalam tubuh menjadi serotonin yang mampu membuat rileks dan memperbaiki mood.

Kedua
Selain triptofan, petai juga mengandung vitamin B6 yang dapat mengatur kadar gula. Kelebihan kadar gula tidak baik karena dapat memicu hipertensi. Hal ini sejalan dengan manfaat yang pertama yang mana apabila kadar gula turun, maka tubuh pun menjadi lebih rileks.

Ketiga
Petai mampu mencegah anemia karena banyaknya kandungan zat besi yang terdapat di dalam petai.

Keempat
Petai termasuk sayuran yang berserat tinggi. Oleh karena itu, memakan petai dapat membantu melancarkan saluran pencernaan. Cukup memakan petai untuk back to nature daripada harus mengonsumsi obat pencahar.

Kelima
Selain kandungan vitamin B6, petai juga mengandung vitamin B yang mampu menjaga sistem saraf.

Keenam
Selain dapat mengatur kadar gula, petai juga mampu mengatasi kecanduan nikotin alias merokok melalui vitamin B12, Kalium dan magnesium yang terkandung di dalamnya lho!

Ketujuh
Berdasarkan sebuah penelitian, ternyata petai dapat digunakan untuk mengatasi bakteri jahat karena di dalamnya terkandung trithiolane dan hexathionine.

Ketujuh manfaat ini berdasarkan artikel doktersehat(dot)com tentang Manfaat Petai. Jadi buat kalian yang belum pernah mencoba petai dan tidak suka petai, sebaiknya kalian harus mulai berkenalan dengannya sedikit demi sedikit. Tetapi setelah aku mencoba untuk memakan petai, ibuku berkata sedikit atau banyak jumlah petai yang dimakan sama saja baunya. LOL.

Tapi kalau bener-bener gak suka sih ya gak usah dipaksakan ya, karena sesuatu yang dipaksakan tidak (selalu) tidak baik hasilnya. Lho? wkwkwk. Ya soalnya kata ibu lagi nih (hahhaha, based on true story) biasanya kalau mendapatkan pasangan hidup yang satu suka petai dan yang satunya lagi tidak suka, nanti yang tidak suka cenderung lama-kelamaan akan suka juga. Apalagi kalau yang gak suka istri, soalnya (kata ibu) mau gak mau kan ada aja momen dimana kepengen juga masakin petai untuk suami, akhirnya eh malah doyan juga. Hahahaha...

Yah, begitulah kisah akhir tahun saya bersama petai. Selamat Tahun Baru Masehi 2013 ya guys. Semoga apa yang kita inginkan di tahun 2012 yang belum tercapai, bisa tercapai di tahun 2013 :)

Aamiin. Sekian.
Silahkan tinggalkan jejak terbaik di kolom komentar ya readers :)

0 Comments:

Post a Comment