-->

Estafet Liebster Award 2020

Liebster Award
Logo Liebster dari blog Teh Eka


Waktu pertama kali mendapatkan penghargaan liebster dari Kak Tri pemilik web pohontomat.com ketika di rumah saja, saya belum sempat membalas dengan postingan di blog. Tidak lama setelah itu, saya lagi-lagi mendapatkan penghargaan liebster dari Teh Eka owner dari blog artjoka.com. Senang sekali mendapatkan surat cinta ini dari teman-teman sesama bloger. Sambil bergurau saya membalas di whatsapp group sebuah komunitas bloger, "satu lagi dapet piring nih".

Selang kurun waktu cukup lama karena sudah era newnormal, ternyata saya mendapatkan penghargaan liebster lagi dari Mama Ina pemilik web ceritamamah.com. Terima kasih teman-temanku. Akhirnya saya benar dapat piring, artinya sudah waktunya meneruskan penghargaan ini. Akan cukup banyak cerita dan mungkin sedikit untold story, jadi silahkan dibaca sambil menerka-nerka ya, siapa kira-kira yang akan saya berikan tongkat estafet penghargaan ini.

Pengertian Liebster Award dan Aturan Mainnya

Kalau dilihat dari penjelasan Kak Tri, penghargaan liebster  ini berasal dari Bahasa Jerman yang artinya disayang. Secara pengertian penghargaan liebster ini adalah salah satu bentuk penghargaan secara estafet dari satu bloger ke bloger lainnya dalam rangka mempererat tali persahabatan.

Meski terkesan santai tapi ternyata ada peraturannya loh penghargaan ini. Gak main-main aturannya beragam, tapi saya tulis yang saya dapati  dari ketiga teman di atas saja ya. Peraturannya adalah sebagai berikut:

1. Mengucapkan terima kasih kepada pemberi penghargaan
2. Membagikan 11 fakta tentang diri sendiri dan 3 tulisan favorit
3. Menjawab 11 pertanyaan dari pemberi penghargaan
4. Memberikan nominasi kepada 11 bloger beserta 11 pertanyaannya
5. Memberitahu teman bloger yang mendapatkan penghargaan tersebut

Kalau dilihat kayanya sih sedikit, pas dikerjain banyak juga ya pertanyaannya dan beragam! HAHA. Ada 33 pertanyaan yang harus terjawab. Ya sudah daripada berlama-lama, kita mulai saja ya. Karena poin pertama sudah saya kerjakan, kita berlanjut di poin kedua yaitu membeberkan 11 fakta tentang diri sendiri dan 3 tulisan favorit.

11 Fakta Tentang Saya

Kaum Nomaden, sudah sejak kecil saya sering berpindah-pindah tempat tinggal. Alasannya karena sekolah. Mulai dari  TK sampai SD kelas 3 saya di Jakarta, kemudian melanjutkan SD di Yogyakarta sampai lulus. Bersekolah di Karawang ketika SMP, dan setelah lulus tinggal di Tangerang selama satu tahun untuk Kelas Takhasus. Kembali ke Yogyakarta untuk sekolah SMA sampai Kuliah.

Setelah lulus langsung kembali ke Jakarta menjadi first jobber. Kemudian dua tahun kemudian menetap di Magelang setelah menikah dan resign. Saat ini sementara waktu tinggal di Samarinda bersama buah hati dan belahan jiwa. Menikmati pemandangan batu bara yang hilir mudik meramaikan sungai Mahakam.

Pernah Gemuk, orang-orang mengenal saya adalah sosok yang ya tubuhnya kecil mungil bahkan setelah menjadi ibu beranak satu pun berat badan saya tidak lebih dari 45 kg. Padahal dulu saya pernah gemuk ketika menjadi siswa SMP dan berada di kelas Takhasus. Waktu SMP setiap kali minggu penjengukan tiba, orang tua saya selalu memberikan jajanan untuk satu bulan, sehingga saya selalu ngemil.

Kemudian dilanjutkan di Kelas Takhasus, yayasan memiliki peraturan tidak diperkenankan keluar asrama kecuali libur panjang dan keperluan mendesak. Jadi yayasan memfasilitasi makan berat dengan menu yang rasanya cukup enak menurut saya karena saya sering nambah porsi apalagi kalau pas menu sayur asem, ikan teri, tempe goreng, dan sambal terasi, HAHA. Juga ada koperasi. Ketika saya bosan belajar ya ujung-ujungnya saya menghibur diri di koperasi, LOL.

Akhirnya Kurus, ya, akhirnya saya kurus karena setelah pindah dari Kelas Takhasus, saya kembali ke Yogyakarta dan tentu gaya hidup pun berbeda. Saya kembali belajar tirakat, makan pakai sate alias sayur terong ala DPR (dapur), menu hits di asrama. Dan cukup sering sakit sampai akhirnya sekarang saya malah sulit untuk menggemukan badan.

12 Bulan di Kandungan, hehe. Percaya ga percaya sih, tapi kata ibu saya, beliau mengandung saya selama 12 bulan alias satu tahun. Waktu itu ibu bercerita, ketika mengandung saya, ada keponakan ibu yang juga mengandung di waktu yang berdekatan Hari Perkiraan Lahirnya (HPL). Tetapi ibu saya tidak kunjung melahirkan, padahal keponakannya sudah melahirkan di bulan September.

Ibu juga tidak kunjung ke dokter karena takut di operasi. Akhirnya Ibu tetap di rumah sambil terus berdoa dan mulai merasakan kontraksi dipenghujung tahun. Akhirnya saya pun lahir di bulan Desember, secara normal dan dengan berat badan yang cukup. Wallahu a'lam.

Operasi 4 Kali. Mungkin karena saya di dalam kandungan selama 12 bulan, akhirnya saya sejak kecil sering sakit dan selalu menabung di rumah sakit. Pertama kali operasi ketika SD, lalu saya operasi lagi untuk kedua kalinya ketika sakit amandel. Yang ketiga ketika SMA dan yang keempat saat kuliah.

Suka Tidur, saya sangat suka tidur, teman-teman semasa sekolah pasti pernah mergokin saya tidur ketika belajar di kelas. Saya lebih memilih tidur jika sedang marah. Memilih tidur ketika banyak fikiran. Bahkan ketika kuliah dan menemani teman di toko buku, akibat banyaknya aktivitas diluar kampus yang saya jalani, saya pun memilih tidur ketika teman saya sedang mencari buku yang ia cari, LOL.

Suka Nulis, saya lebih suka menulis daripada berbicara. Apalagi jika berbicara untuk hal-hal yang sensitif. Sering kali saya mengutarakan lewat tulisan terkait hal-hal yang membuat saya gugup jika mengutarakannya secara langsung. Itulah sebabnya kadang saya lebih ramai di grup dari pada ketika ngopi darat. Kecuali jika harus berbicara dalam rangka penyuluhan atau sudah benar-benar akrab dengan lawan bicara, baru saya akan berbicara panjang kali lebar.

Juara Lomba Masak Kuliner Nusantara, sewaktu kuliah, saya melihat ada acara kuliner yang salah satu kegiatannya adalah lomba memasak. Waktu itu saya ikut dalam rangka tim hore saja. Saya memasak soto betawi dan ternyata disetujui oleh panitia setelah plating hari pertama. Kemudian saya harus memasak di lokasi event berlangsung secara live selama 1 jam seperti di Master Chef karena salah satu juri berasal dari Master Chef yaitu Chef Yoga.

Grogi sekali waktu itu, sampai banyak bumbu yang terlewat. Bahkan ada pengunjung yang mencicipi masakan saya dan berkomentar bahwa masakan saya lebih mirip opor dari pada soto betawi, LOL. Tetapi tidak disangka ternyata masakan saya menjadi pemenang utama dari sekian banyak peserta yang mendaftar. Bahkan diantara peserta tersebut banyak yang berasal dari mahasiswa  tata boga dan juga ibu-ibu pemilik katering.

Artikel ini diikutsertakan minggu tema komunitas Indonesian Content Creator

Lucunya, karena memang pengunjung boleh mencicipi masakan semua peserta lomba (jika masih tersedia). Ada pengunjung di hari pertama yang sudah ngecup mau nyobain lagi masakan saya di hari kedua. Gak tanggung-tanggung di hari kedua dia minta banyak porsi untuk keluarganya yang datang di event tersebut. Juri yang juga ketua panitia event bahkan memoto resep menu saya yaangggg saya ambil dari google. Wkwkwk...

Selalu Diberi Warna Hijau, entah mengapa orang tua saya setiap kali memberikan baju atau benda lainnya kepada saya selalu warna hijau. Mulai dari baju, tas, motor, hingga ke platnya pun diberi mika warna hijau. Sampai banyak orang mengira saya menyukai warna hijau. Sebenarnya tidak mengapa, hanya saja karena terlalu sering akhirnya saya jengah sendiri karena merasa tidak bisa mendapatkan warna pilihan sesuai keinginan saya di waktu itu.

Mencoba Healing, hidup tidak selalu indah. Begitu juga dengan takdir dan circle di lingkungan saya. Untuk meluapkan emosi, di tengah teriknya matahari, saya pernah berlari mengelilingi tanggul di depan sekolah ketika SMP, mendaki gunung Andong hanya satu jam dan selang 30 menit turun kembali ke basecamp. Terlentang melihat awan di atas air kolam renang. Tetapi saya masih kerap ketakutan ketika mencoba untuk menyelam lama di dalam air karena pernah nyaris tenggelam.

Malaikat Lewat, sebelum menikah dengan ayah Kafa, kami memang berteman dan beberapa kali mendaki gunung yang sama dan berwisata bersama teman-teman. Saat itu kami melihat pemandangan kaki gunung, saya berucap, "besok gimana ya kalo anak kita besar nanti, masih sebagus ini gak ya alamnya." Ternyata ada malaikat lewat yang mengamini kata anak kita, ternyata selama ini malah dia yang ditakdirkan untuk menjadi suami saya dan Kafa menjadi bukti adanya malaikat lewat yang mengamini kata anak kita.

Tiga Tulisan Favorit

Duh ternyata panjang sekali ya. Padahal masih ada 33 pertanyaan. Lanjut 3 tulisan favorit saja kalau begitu. Sebenarnya banyak, terutama tulisan-tulisan perdana yang dimuat di media online. Apalagi yang pembacanya sudah ribuan tanpa harus saya bagikan secara personal Tapi saya mengambil tulisan yang ada di web ini saja. 

Tulisan pertama ada pada buku Menyongsong Society 5.0 karena itu adalah buku pertama yang saya tulis walaupun tidak ditulis sendirian (antologi). Yang kedua adalah tulisan tentang Dua Barista karena tulisan ini berada pada page one google. Yang ketiga adalah tulisan tentang GoBizz karena ini adalah tulisan perdana saya mendapatkan blogpost berbayar melalui sebuah agensi.

Selanjutnya Saya akan Menjawab Pertanyaan dari Kak Tri

1. Jika teman-teman bisa memilih, ingin terlahir sebagai wanita atau pria? Alasannya? Tetap menjadi wanita saja, karena pasti Allah sudah merencanakan dengan sebaik-baiknya rencana mengapa kita terlahir sebagai perempuan atau pria.
2. Hal paling teman-teman suka dari kelebihan teman-teman apa? Akhirnya setelah sekian lama menyukai kegiatan tulis-menulis, ternyata saya kini mendapatkan buah dari perjalanan menulis tersebut.

3. Jika teman-teman memiliki masalah berat, apa yang membuat teman-teman bisa kembali bangkit? Diri kita sendiri yang sudah bersusah payah jatuh bangun sejauh ini.
4. Buku apa yang masih teman-teman ingat sampai sekarang? Buku Jadilah Wanita Yang Paling Bahagia karya Dr. Aidh al-Qarni.

5. Film apa yang masih teman-teman ingat sampai sekarang? Film apa ya, hmmm... Film If Only, sedih banget. Kalau gak salah itu judulnya.
6. Youtube apa yang masih teman-teman pernah nonton dan berkesan sampai sekarang? Nama channel dan judulnya ya. Hmmmm, ini juga apa yaaa... soalnya random aja gitu, kalo pas butuh baru liat youtube.

7. Kira-kira apa harapan yang belum tercapai? Mau sekolah dan mondok lagi, HAHA.
8. Kepribadian teman-teman lebih ke Introvert, Extrovert, atau Ambivert? Extrovert dan Ambivert.
9. Pengen jalan-jalan ke mana kalau corona udah berakhir? Jakarta, bertemu orang tua dan keluarga. Kemudian ke Magelang berbenah rumah dan stay di Yogyakarta.

10. Rencana untuk 10 tahun ke depan apa nih (InsyaaAllah panjang umur aamiin)? Masih buka usaha furnitur, punya dan sudah berkembang usaha kuliner, sudah selesai S2/S3 dan jadi dosen, sema'an al-Qur'an bilghoib 30 Juz, sudah punya anak 2, Kafa sudah sekolah SD dan mulai menghafalkan al-Qur'an, makin mahir ngeblog, sudah punya tempat domisili menetap (mudah-mudahan di Yogyakarta). Bebas finansial, dan sudah punya tabungan serta jadwal keberangkatan haji. Aminin yaaa :)

11. Seberapa kenal teman-teman dengan saya? Bagaimana teman-teman mendeskripsikan saya? (1-2 kalimat cukup kok hehe) Menurut saya, Kak Tri ini orangnya supel, cekatan, senang belajar hal-hal baru, terlihat sekali kalau multi tasking karena bisa menghandle banyak sosmed mulai dari blog, twitter, instagram yang feednya selalu ada saja konten baru.

Oke, Selanjutnya Beralih ke Pertanyaan Teh Eka

Liebster Award
Pertanyaan dari Teh Eka

Jawaban nomor satu, dua, empat, dan lima sudah saya jawab di pertanyaan Kak Tri, wkwk. Warna favorit saya adalah warna-warna pastel, hitam, biru, dan putih. Kalau menurut saya, blog Teh Eka nih Teh Eka banget. Apalagi kalau baca blogpost-nya yang juga banyak jurnal-jurnal keseharian Teh Eka. Dan gambarnya suka banget. Karena gambarnya tuh udah kaya personal brandingnya Teh Eka. 

Pendapat saya tentang Teh Eka, orangnya supel dan lucu, baca aja deh blognya, pasti sering bikin tiba-tiba senyum dan ketawa sendiri. Baik banget, saya sering ngerepotin Teh Eka untuk buat desain agenda-agenda ICC. Huhuhu, gak tau deh mau balesnya gimana, i wish nothing only best for you. Bener gak ya itu tulisannya, kalo salah tolong komen yaaa... HAHA.

Motto hidup saya lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Kalau saya manajemen waktunya masih amburadul apalagi masih sering pindah sana pindah sini. Rasanya selain waktu ada aja gitu benda yang akhirnya lupa kebawa atau ketlingsut entah dimana. Orang yang berpengaruh dalam hidup saya adalah orang-orang yang ada di kehidupan saya.

Karena saya sering sakit dan sudah beberapa kali operasi, jadi saya sering mempersiapkan kemungkinan hari ini adalah hari terakhir saya, walaupun tentu persiapan saya masih jauh dari sebaik-baiknya persiapan karena saya juga masih sering luput dan khilaf. Kembali ke laptop, maka tujuan saya menulis di blog lebih kepada meninggalkan jejak agar selalu dikenang minimal oleh suami dan anak jika nanti sudah tiada.

Terakhir, Menjawab Pertanyaan dari Mama Ina

Sama seperti pertanyaan Teh Eka dan Kak Tri, yang sudah terjawab tidak saya jawab. Jadi saya lanjut ke pertanyaan yang belum terjawab. Makanan favorit saya cemilan micin-micin, wkwkwk. Kaya Maicih, Molring. Jangan tanya mengapa karena enak aja gitu. HAHA. Saya lebih suka malam, walaupun siang juga tak mengapa. Karena malam biasanya waktu kita untuk rebahan. HEHE.

Rutinitas pagi paling seru ya kalo mesti ngapa-ngapain tapi gak bisa ngapa-ngapain karena Kafa minta direct breast feeding (DBF). Pasti suami yang membantu rutinitas saya baik pagi, siang, sore, atau malam hari. Dengan catatan jika sedang tidak ada kesibukan lainnya. Tetapi karena saat ini tinggal bersama anggota keluarga lainnya, maka yang membantu saya juga Bunda (mother in law) dan Mba Eli (sister in law). Akhirnya saya sering merasa pakewuh.

Kondisi blog saat ini, sangat mencengangkan. Apalagi buat saya yang baru setahun terakhir mengaktifkan kembali blog ini. Ternyata ngeblog itu ya bukan saja pekerjaan paruh waktu, tetapi ada juga yang bahkan menjadikan pekerjaan ini menjadi pekerjaan purna waktunya. Ngeblog itu bukan sekadar curhat, tetapi bisa dijadikan personal branding, ajang cuan dan kesempatan dari berbagai macam jalan, bisa dari lomba, job blog, maupun jalan lainnya.

Tadinya saya gak ngerti sama sekali dan gak ikut komunitas apapun. Tapi setelah menyemplungkan diri, ternyata ada yang namanya komunitas, seo, backlink, spam score, domain authority, daaannnn saudara-saudaranya. Bahkan karena saya masih baru, jadi dalam sehari saya tidak selalu bisa menjadi bloger. Paling pol ya minimal seminggu sekali. Karena waktu menulis pun saya bagi tidak hanya untuk di blog melainkan juga di media online lainnya.

Setelah saya kurus, akhirnya saya jarang nyemil. Anehnya kalau nulis juga saya jarang nyemil. Kadang-kadang saja. Jika tiba-tiba ingin sesuatu dan tidak ada di rumah ya saya meminta tolong kepada suami untuk dibelikan. Jadi suami adalah pendukung nomor satu dalam kegiatan ini walaupun kadang kami juga masih saja ada perdebatan saat saya mau menulis namun tidak bisa menemani Kafa dan dia juga butuh me time. Ya begitulah...

Nominasi Penghargaan Liebster Ini Saya Berikan Kepada...

Akhirnya sampai di penghujung tulisan. Namun belum benar-benar diujung. WKWKWK. Aslinya mau ngasih ke Teh Eka, Mama Ina, dan Kak Tri lagi. Berhubung nanti muter tak berkesudahan, berikut adalah teman bloger yang akan saya beri tongkat estafet Liebster AwardMas BimoMas ArdianMba GhinaMom Leila, dan Kak Dedek.

Sedikit bercerita mengapa saya memberikan penghargaan ini kepada mereka. Pertama Mas Bimo, saya sangat banyak terbantu ketika mengalami kendala edit html di blog karena beliau adalah pakar IT dan juga hacker humble yang sering membantu saya dalam hal ngeblog dan sejenisnya. Kedua Mas Ardian, beliau adalah teman bloger dari dunia nyata yang saya temui di warung SSS ketika kuliah.

Saat itu saya sedang menulis blog dan selang beberapa lama beliau bertanya, apakah saya sedang ngeblog? Long short story, akhirnya kami berteman karena sama-sama menulis blog. Ketiga Mba Ghina, teman semasa di komplek 5 yang ketika di Belanda sering banget ngepos di instagram story tentang komunitas bloger #1minggu1cerita, akhirnya saya teracuni dan sejak saat itu saya ikut komunitas bloger meski tidak banyak, karena jujur saya belum bisa sekonsisten teman-teman hebat di sini dalam hal ngeblog.

Keempat, Mom Leila, saya kenal mom Leila secara virtual melalui follow for followback Instagram dari komunitas MAMA SIAP (kalau tidak salah). Beliau sudah banyak membuat tulisan dan dibukukan. Saya banyak terbantu oleh beliau dalam menyemai Komunitas Indonesian Content Creator, karena Mom Leila termasuk yang sering berbagi informasi pekerjaan dibidang champaign and influencer. Termasuk Kak Tri dan Kak Eka.

Terakhir Kak Dedek. Saya kenal Kak Dedek juga karena mutualan dari instagram (bank data sosial media member #1minggu1cerita). Walaupun followers instagramnya banyak dan penyuka kontennya banyak, tapi Kak Dedek mau mem-followback saya yang stranger ini (karena tiba-tiba DM). Buat saya beliau humble sekali, seperti padi, semakin berisi semakin merunduk. Saya yang kurang jauh mainnya, fardhu 'ain berguru pada beliau yang sudah tinggal di berbagai negara.

Nah 11 pertanyaan saya untuk penerima nominasi ini adalah...
1. Ceritakan minimal 6 baris pengalamanmu di dunia blogging, boleh ya?
2. Apa tiga kendala utamamu dalam hal ini?
3. Bagaimana caramu menyelesaikan kendala tersebut?
4. Apa pencapaian hidupmu untuk 5-10 tahun ke depan?
5. Apa pencapaianmu yang sudah dan yang belum tercapai di dunia tulis-menulis termasuk ngeblog?
6. Bagaimana caramu membagi waktu untuk kegiatan tulis-menulis termasuk ngeblog dengan kegiatan atau aktivitas lainnya yang harus dikerjakan?
7. Apakah kamu punya jadwal khusus untuk menulis? Misal ada kapan, dan setiap berapa jam dalam sehari, serta waktu apa yang menurutmu paling efektif untuk menulis?
8. Apa hal terbaik, dan hal termenakjubkan dalam hidupmu?
9. Apa hal tersulit yang pernah kamu alami dalam hidup, dan bagaimana caramu keluar dan mengatasi hal tersebut?
10. Apa motto hidupmu dan siapa orang yang paling memotivasi setiap pencapaian-pencapaianmu?
11. Terakhir, ceritakan minimal 5 baris seperti apa aku menurutmu. HEHE

Nah, akhirnya kita benar-benar sampai pada akhir pelarian ini. Tongkat estafet sudah saya berikan kepada teman-teman. Selamat melanjutkan penghargaan ini. Sekian, dan semoga ulasan ini ada hikmah dan pelajaran yang bisa dipetik. Silahkan tinggalkan jejak terbaik di kolom komentar dan berkunjung kembali ya :)




















Karimah Iffia Rahman
Seorang perempuan sagitarius yang hidup dalam peran ganda sebagai istri, ibu, dan penulis lepas. Karya pertamanya yang berhasil diterbitkan berada dalam Buku Antologi Menyongsong Society 5.0

Related Posts

16 komentar

  1. Hi mba Iffia, salam kenal 😍 terima kasih sebelumnya sudah mampir ke blog saya. Hehehehe. Saya jadi dapat teman baru 😆

    Seru baca info-info soal mba, jadi serasa kenal lebih dekat. Ngomong-ngomong soal warna hijau, saya termasuk penyuka hijau untuk produk 🤣 even perintilan di kamar mandi mayoritas warna hijau putih hahaha. Jadi kadang saya beli produk karena warnanya bukan karena fungsinya, untung skincare yang cocok ke kulit saya kebanyakan hijau botolnya jadi nggak guilty memilih berdasarkan warna 😁✌

    Terus terus saya merasa relate dengan hobi mba yang suka tidur hihihi, sebab saya sangat suka tidur apalagi kalau ada kesempatan rehat, pasti saya tidur sepuas-puasnya 😂 hehehe. Sayangnya kadang keadaan nggak memungkinkan untuk saya tidur, alhasil saya suka curi-curi waktu untuk tidur siang meski hanya satu jam 🤭

    Ps: kapan saya bisa nggak makan cemilan, ya 🙈 sampai hari ini, saya masih suka makan cemilan meski sudah berkurang banyak sejak program jaga makan setahun ke belakang (niatnya agar badan sehat dan nggak penyakitan), tapi bisa dibilang, saya belum cutting total cemilan 😂 mungkin mba ada tips and trick untuk mengalihkan keinginan makan cemilan 😆💕

    Once again, salam kenal mba. Semoga mba Iffia selalu sehat, bahagia dan semua mimpi serta rencananya bisa tercapai plus dilancarkan jalannya 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe, sama2 mba eno salam kenal. Kalau saya sebenarnya saya juga suka2 aja warna hijau, tapi ya itu, dulu sering banget orang tua kasih warna hijau. jadi saya pun akhirnya merasa sempat harus hibernasi dari warna ini. kalau sekarang sih sudah biasa aja :D

      kalau saya biar ga doyan ngemil tu banyak pikiran mba, wkwkwk. Makasih doanya ya mba Eno, semoga diijabah aamiin .... :)

      Hapus
  2. Waah terimakasih sudah masuk liebster award nih. Terharu.

    Nanti nunggu ada lagi baru tak bales yaaa. Haha.. Semoga semakin berjaya di dunia perblogan nih. Meski aku duluan ikut 1m1c tp bljr seo dll ya malah baru skrg nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama aja mba, aku juga masih belum mudeng-mudeng amat sama oppa seo ni :D

      Hapus
  3. Duh, gemuknya ibu Kafa seberapa sih, auto bayangin akutu, hihi..
    Kafa memang malaikat kecil yang lucu, so sweet sekali sih kisahnya,uwuw..
    Semoga rencana 10 tahun ke depan bisa terlaksana ya bu, beserta kebaikan-kebaikan lainnya, selalu menyertai ibu Kafa dan keluarga besar dimanapun berada, aamiin..

    BalasHapus
  4. Kalo ngomongin Liebster Award, kebetulan saya juga dapet dari mbak Eka (artjoka). Sayang belom dijawab, mau jawab deh nanti huaa

    BalasHapus
  5. Wah, soal warna hijau itu barangkali pernah ditanyakan kah ke ortu, kenapa dan bagaimana bisa jadi kasih warna hijau melulu? Tapi ya di budaya kita mungkin enggak lazim ya, kesannya mempertanyakan kewenangan atau protes gitu, khawatir malah menyinggung ortu. Btw, jadi ingat belum eksekusi bikin postingan balasan hehe, segeraaa, Mom.

    BalasHapus
  6. Ruar biasa detail ya poin poin di Liebster Award ini.
    Sebagai pembaca, kita jadi tau siapa di balik penulis blog ini.
    Saya juga belajar banyak dari tulisan ini walaupun kakak pasti jauh lebih muda dari saya.
    Semoga semua doa kakak di atas diijabah ya kak.

    BalasHapus
  7. Aku penasaran kok bisa di kandungan selama 1 tahun mbak. Hehe. Tapi masyaa Allah, kuasa Allah memang ada

    BalasHapus
  8. Menurut ovi, kakak udah keren kok. Ovi malah banyak belajar dari kakak. Padahal ovi belum berkeluarga dan kerepotan gak serumit yang kakak alami. Sempat terbesit dalam pikiran ovi mah ingin menangkan timetimeangement kak Iff😊
    Semoga kitakita bisa jadijadi blogger yang bisa memberikan banyak manfaat ya kak.

    BalasHapus
  9. Wah makasih ya Bu Kafa, aku dikasih Liebster Award, insha Allah dibales ya. Btw aku jadi penasaran itu resep soto betawinya hahah tampak lezaattt :D

    BalasHapus
  10. aku jadi penasaran sama ibukafa nih kalau ketemu aku bakal pendiem juga ga ya.
    duh makasih ya udah mau jwb pertanyaan aku, yuk kita makan micin bareng. hehe. senangnya punya temen mombloger bgr dan terima kasih jg udah bikin komunitas icc ini hehe

    BalasHapus
  11. gak nyangka dulu pernah gemuk, mau liat fotonya dong, hihihi. duh kebayang ibunda dulu hamil teteh sampai 12 bulan? kalau jaman sekarang udah main bedah aja kayanya.
    makasih ya teteh udah reply awards ini, teteh yang pertama menjawab, hihihi
    semoga makin meperat pertemanan yaaa

    BalasHapus
  12. Baca cerita Ibu Kafa ini luar biasa. Gak nyangka ternyata dulu pernah gemuk namun sekarang selangsing ini hihi. Ibu Kafa katanya sering sakit sampai beberapa kali operasi tapi semangat nulisnya luar biasa sampai di beberapa media online 🤗

    Ah, terima kasih. Tulisan ini memotivasi saya lebih baik. Konten saya jarang update kok wkwk. Paling seminggu sekali haha.

    BalasHapus
  13. Tambahan semoga keinginannya tercapai ya
    , aamiin 🙏🤗🤗 sehat selalu, dan terima kasih telah membalas liebster ini 😍😘

    BalasHapus
  14. stay safe and stay healthy everyone :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter