Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
gambar banner

Jaminan Penghafal al Quran Berdasarkan Hadits Rasulullah

Jaminan Penghafal al Quran Berdasarkan Hadits Rasulullah
Jaminan Penghafal al Quran Berdasarkan Hadits Rasulullah

Jaminan Penghafal al Quran

Seperti yang kita ketahui, keutamaan penghafal al-Qur’an sangatlah berlimpah kemuliaan baik di dunia maupun di akhirat. Ada beberapa jaminan penghafal al Quran yang akan saya ulas pada artikel ini. Mari kita simak.

Menjadi Keluarga Allah

Jaminan penghafal al Quran yang pertama berdasarkan sebuah hadits riwayat Ahmad, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah memiliki keluarga dari golongan manusia…” lantas sahabat Anas RA. berkata, “siapakah mereka wahai Rasulullah?” Nabi pun menjawab: “Mereka adalah ahlul Qur’an (orang yang mencintai al-Qur’an, membacanya, menghafalnya, sert mengamalkannya)”.

Diberi Mahkota Kehormatan

Jaminan penghafal al Quran yang kedua berdasarkan Hadits riwayat Tirmidzi, Abu Hurairah mengatakan Rasulullah bersabda, “Di akhirat nanti, ketika orang yang menghafalkan al-Quran tiba, al-Qur’an akan berkata, “Ya Allah, pakaikanlah ia dengan pakaian yang baik lagi baru”. Maka penghafal al-Qur’an tersebut diberi mahkota kehormatan.

Lantas al-Qur’an berkata lagi, “Ya Allah, tambahkanlah pakaiannya”. Maka penghafal al-Qur’an tersebut diberi pakaian kehormatan. Kemudian al-Qur’an berkata lagi, “Ya Allah, Ridhoilah dia”. Maka kepada penghafal al-Qur’an tersebut dikatakan, “baca dan naiklah” yang mana untuk setiap ayat ia diberi satu kebaikan. 

Tidak hanya itu, orang tua yang memiliki anak penghafal al-Qur’an pun kelak di akhirat akan mendapatkan mahkota dan jubah kehormatan dari Allah SWT sebagai jaminan penghafal al Quran. Selain itu, penghafal al-Qur’an juga dapat memberikan pertolongan kepada 10 anggota keluarganya.

Berkumpul Bersama Para Malaikat

Jaminan penghafal al Quran yang ketiga berdasarkan hadits riwayat Bukhari Muslim, kelak para penghafal al-Qur’an akan dikumpulkan bersama para malaikat sebagaimana sabda Rasulullah SAW “Dan perumpamaan orang yang membaca al-Qur’an sedangkan ia hafal ayat-ayat Nya bersama para malaikat yang mulia dan taat”.

Diberikan Derajat yang Tinggi di Surga

Jaminan penghafal al Quran yang keempat berdasarkan hadits riwayat Abu Daud dan Tirmidzi adalah derajat yang tinggi yang akan diberikan untuk para penghafal al-Qur’an sebagaimana mereka mentartilkan al-Qur’an di dunia. Kedudukannya berada pada akhir ayat yang mereka baca. Masya Allah Tabarokallah.

Mendapatkan Syafaat dari al-Qur’an

Jaminan penghafal al Quran yang kelima berdasarkan hadits riwayat Muslim adalah dari Abi Umamah berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW berkata, 'Bacalah Qur'an, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafaat pada hari Kiamat bagi para pembacanya (penghafal)."

Bahkan syafaat ini tidak hanya di akhirat, di dunia pun dibuktikan oleh seorang Ustadz yang bernama Idris Abdol Talib Ramali yang menjadi salah satu korban dari kabar duka pesawat jatuh jet mini jenis Beechraft Model 390 nomor penerbangan N28JV di kawasan Elmina, Shah Alam, Selangor Malaysia.

Berdasarkan pemberitaan yang dirilis di Beranda.co.id, seluruh awak kapal dan 2 korban yang berada di jalan lokasi kejadian meninggal dunia. Namun Ustadz Idris yang merupakan seorang penghafal al-Qur’an jasadnya utuh ketika ditemukan dan hanya pakaian luarnya saja yang terbakar hangus. Masya Allah, lahul fatihah…

Jaminan Penghafal al Quran Berdasarkan Hadits Rasulullah

Nah, itu dia jaminan penghafal al Quran berdasarkan hadits Rasulullah yang dapat kita ketahui bersama. Oleh sebab itu menghafal al-Qur'an banyak ujiannya. Bahkan ada banyak untaian mutiara untuk bisa melaluinya. Serta ada banyak batasan-batasan yang harus dilaksanakan agar dapat menjaga hafalan al-Qur'an tersebut.

Bahkan di dalam surah Faathir ayat 29-30 Allah berfirman, "Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah (ahli Qur'an) dan mendirikan sholat dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri."

Semoga kelak kita, keluarga kita, anak cucu kita, dzurriyah kita dapat menjadi ahlul Qur’an. Semoga ulasan ini bermanfaat.

Karimah Iffia Rahman
Karimah Iffia Rahman Seorang ibu alumni Kesehatan Lingkungan yang kini melanjutkan studi S2 jurusan Kebijakan Publik. Karya pertamanya yang berhasil diterbitkan berada dalam Buku Antologi Menyongsong Society 5.0. Sebagian pemasukan dari artikel berbayar pada blog ini disalurkan untuk pendidikan anak-anak yatim dan duafa. Untuk bekerjasama, dipersilahkan menghubungi via iffiarahman@gmail.com

Posting Komentar untuk "Jaminan Penghafal al Quran Berdasarkan Hadits Rasulullah"