Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Cara yang Perlu Dilakukan Saat Malware Menyerang Laptop

Browser anti blokir
7 Cara yang Perlu Dilakukan Saat Malware Menyerang Laptop

Seringnya kegiatan berselancar di internet menggunakan browser anti blokir dilakukan tanpa disadari membuat malware mudah sekali untuk menyusup. Beberapa jenis website biasanya sudah disisipi oleh malware. Kamu pun tidak akan sadar telah klik tautan yang mengandung virus.

Jika virus sudah menyerang gangguan penggunaan laptop seperti kinerjanya menurun, memori cepat penuh bahkan hilangnya beberapa program akan sering terjadi. Kamu tentu akan terganggu dengan masalah ini. Apakah ada solusinya? Apabila virus atau malware sudah menyerang, ada beberapa cara yang bisa kamu dilakukan. Apa saja itu? Simak penjelasannya di bawah ini.

Cara Mengatasi Malware yang Menyerang Laptop

Kasus malware yang merusak dan menghilangkan data penting sudah tidak terhitung jumlahnya. Bahkan beberapa perusahaan besar di dunia pun sering mengalami kerugian yang besar. Walaupun kamu bukan pemilik bisnis tapi data pribadi bisa tersebar melalui malware.

Pasti kamu tak ingin bukan jika data pribadi tersebar di internet? Apalagi jika kamu sering melakukan transaksi internet banking. Sangat mudah bagi para hacker untuk meretas sekali malware telah menginfeksi.

Apabila kamu sudah mengenali ciri-ciri bahwa laptop terinfeksi dengan malware, beberapa cara berikut ini bisa dilakukan untuk mengantisipasinya.

Segera Matikan Sambungan Internet

Ketika laptop sudah memperlihatkan ciri terinfeksi maka kamu harus segera memutuskan sambungan internet. Tujuannya agar tidak ada data yang bisa diakses. Selain itu beberapa jenis malware ada yang dirancang untuk menginstal aplikasi yang tidak dibutuhkan.

Dengan begitu kamu akan menjaga agar laptop tidak terjadi kerusakan yang lebih lanjut lagi. Terputusnya koneksi internet membuat malware tidak bekerja untuk menyebarkan virus yang lebih parah lagi.

Menggunakan Antivirus

Langkah untuk mengatasi selanjutnya yang wajib dilakukan adalah dengan menginstal atau scanning antivirus. Pastikan terlebih dahulu bahwa kamu memiliki antivirus yang terbaru. Jika belum kamu perlu memperbaharuinya terlebih dahulu.


Pilihlah produk antivirus yang terbaik seperti Kaspersky, McAfee atau AVG. Banyak juga antivirus berbayar yang bisa melakukan scanning lebih banyak jenis malware. Kualitas antivirus yang kamu gunakan juga akan menentukan apakah scanning bisa dilakukan dengan tuntas.

Menghapus Semua Temporary File

Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menghapus file temporary. Ini perlu dilakukan untuk menghapus virus yang suka melipatgandakan. Malware juga akan terhapus dengan cara ini.

Untuk menggunakannya kamu bisa mencari temporary files di search kemudian pilih disk clean up. Dengan begitu semua data akan terhapus sementara. Dan jangan lupa lanjutkan dengan scanning antivirus.

Jangan Lupa Hapus Virus yang Dikarantina

Saat kamu selesai scanning maka akan muncul data mana saja yang terinfeksi oleh virus.  Hasil scanning tersebut hanya mengkarantina virus secara sementara dan belum menghapusnya.


Oleh karena itu kamu perlu menghapus semua virus terlebih dahulu. Tujuannya agar tidak terjadi kerusakan yang berlanjut. Jika sudah selesai kamu bisa mengulangi scanning  untuk memastikan virus sudah bersih.

Melakukan Reboot

Kamu mungkin sudah selesai menghapus semua malware yang mengganggu, tapi kinerja laptop masih terasa lemot. Oleh karena itu kamu perlu melakukan reboot pada laptop agar kinerjanya kembali normal.

Setelah proses reboot kamu bisa mengecek kembali pada bagian antivirus untuk mengecek apakah virus sudah benar-benar hilang. Reboot ini dibutuhkan untuk menyetel ulang laptop sehingga program berjalan seperti baru kembali.

Jangan Lupa Update OS

Apabila ternyata malware masih tidak bisa hilang juga maka jalan satu-satunya adalah dengan instal ulang. Dengan begitu komputer akan bekerja seperti baru. Kamu juga bisa update os menjadi versi terbaru yang sudah upgrade dari segi keamanannya.

OS yang selalu update membuat kamu jadi lebih leluasa untuk berinternet. Karena biasanya akan ada pembaharuan soal isu keamanannya. OS yang baru juga membuat kinerja laptop jadi lebih cepat.

Supaya kamu terhindar dari virus, jadwalkan untuk scanning antivirus secara berkala. Apalagi jika kamu sering mengakses wifi umum yang digunakan tanpa password. Layanan wifi gratis juga menjadi salah satu sumber malware yang terbanyak.

Pergunakanlah perangkat laptop kamu dengan bijak apalagi ketika mengakses internet. Bagaimana cara kamu merawatnya akan menentukan seberapa awet perangkat yang kamu gunakan tersebut. Nah, itu dia 7 cara yang perlu dilakukan ketika malware menyerang laptop. Sekian, semoga artikel ini bermanfaat. Silahkan tinggalkan jejak di kolom komentar :)
Karimah Iffia Rahman
Karimah Iffia Rahman Seorang ibu yang kini melanjutkan studi S2 jurusan Kebijakan Publik. Karya pertamanya yang berhasil diterbitkan berada dalam Buku Antologi Menyongsong Society 5.0. Sebagian pemasukan dari artikel berbayar pada blog ini disalurkan untuk pendidikan anak-anak yatim dan duafa. Untuk bekerjasama ataupun menjadi donatur pendidikan S2 yang sedang ditempuh, dipersilahkan menghubungi via iffiarahman@gmail.com

2 komentar untuk "7 Cara yang Perlu Dilakukan Saat Malware Menyerang Laptop"

  1. Pas bangett ini tipsnya, walaupun aku tipe orang yang nggak berani utak-atik secara mandiri, pasti butuh bantuan orang ketiga juga yang lebih paham tentang ini.

    BalasHapus
  2. Malware mengerikan asli, anti virus kayaknya memang hal wajib ada, tapi kadang-kadang aplikasi anti virus juga bikin maslaah tersendiri :(

    BalasHapus

Berlangganan via Email