Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
gambar banner

Fasilitas Pondok Pesantren Gontor Putri Berdasarkan Pengalaman Alumni

Fasilitas Pondok Pesantren Gontor Putri Berdasarkan Pengalaman Alumni
Fasilitas Pondok Pesantren Gontor Putri Berdasarkan Pengalaman Alumni

Fasilitas Pondok Pesantren Gontor Putri

Siapa yang tidak mengenal Pondok Pesantren Gontor? Sebuah pondok pesantren yang mencetak begitu banyak generasi berprestasi dan berbudi pekerti. Seperti yang kita ketahui ada kisah dibalik Gontor Lama dan Gontor Baru. Sebelum saya menceritakan fasilitas pondok pesantren Gontor putri, saya akan sedikit mengulas sejarah pondok pesantren Gontor.

Sejarah Pondok Pesantren Gontor

Berdasarkan ulasan dari web resmi Pondok Pesantren Gontor, Pondok ini berdiri pada abad ke-18 dan didirikan oleh Kyai Ageng Hasan Bashari. Sebuah pondok yang berada di kawasan hutan Ponorogo, bahkan dikenal sebagai tempat persembunyian orang-orang jahat.

Namun siapa sangka, Kyai Ageng Hasan Bashari yang memiliki seorang santri yang kemudian ia angkat menjadi menantu dapat mengembangkan pondok pesantren dengan pesat terutama ketika berada di bawah asuhan putera beliau yang bernama Kyai Anom Besari.

Seiring berjalannya waktu, saat ini pondok pesantren Gontor dipimpin oleh: KH. Hasan Abdullah Sahal, Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., Drs. K.H. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed.

Pendidikan di Pondok Pesantren Gontor

Pondok pesantren Gontor dimulai dengan nama Tarbiyatul Athfal kemudian semakin banyak santri, pihak pondok pun membuka program pendidikan Kulliyatul Muallimin al-Islamiyah yaitu sebuah program pendidikan selama 6 tahun setara dengan jenjang pendidikan menengah.

Kini pondok pesantren Gontor memiliki perguruan tinggi bernama Perguruan Tinggi Darussalam yang saat ini namanya menjadi Institut Studi Islam Darussalam dengan 3 fakultas utama yaitu Fakultas Tarbiyah dengan jurusan Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Ushuluddin dengan jurusan Perbandingan Agama, dan Akidah dan Filsafat, dan Fakultas Syariah dengan jurusan Perbandingan Madzhab dan Hukum, dan jurusan Manajemen Lembaga Keuangan Islam. Sejak tahun 1996 ISID telah memiliki kampus sendiri di Demangan, Siman, Ponorogo.

Fasilitas Pondok Pesantren Gontor Putri Berdasarkan Alumni

Pada dasarnya secara umum, fasilitas pondok pesantren Gontor putri dan putra sama saja mengingat fasilitas yang disediakan adalah fasilitas umum yang dapat menunjang aktivitas santri selama di pondok.

Berikut adalah fasilitas pondok pesantren Gontor putri maupun putra:

Mengaji dan Mengkaji

Setiap santri difasilitasi untuk melakukan kegiatan mengaji. Bahkan tidak hanya mengaji, santri juga diberikan aktivitas seperti diskusi, kajian ilmiah, pelatihan organisasi seperti Pramuka, Marching Band, serta program peningkatan bahasa seperti pemberian kosakata, percakapan dengan bahasa asing, hingga perlombaan, cerdas cermat, drama, dan public speaking dengan menggunakan bahasa Arab maupun Inggris.

Perkemahan dan Kursus Keterampilan

Pondok pesantren Gontor juga memfasilitasi aktivitas seperti perkemahan secara bergilir di desa-desa binaan pondok pesantren Modern Darussalam Gontor. Tidak hanya itu, fasilitas pondok pesantren Gontor putri maupun putra menyediakan pula aktivitas kursus keterampilan untuk para santri mulai dari kursus kaligrafi, melukis, mengetik, komputer, elektronika, membuat sirup dan roti, penerbitan buletin dan majalah dinding, serta pementasan seni.

Fasilitas Olahraga Lengkap

Bagi santri yang menyukai aktivitas olah raga, pondok memberikan fasilitas untuk olahraga seperti berupa lari pagi, sepak bola, bola basket, bola takraw, tenis meja, bulu tangkis, bola voli, bela diri, senam, hingga futsal.

Biaya Perbulan

Kebetulan sekali kakak ipar saya adalah salah seorang alumni pondok Gontor putri. Kata kakak ipar saya, selama ia mondok di Gontor tahun 2004-2009, SPP bulanannya kurang lebih 300 ribu rupiah sudah untuk makan dan sekolah.

Betapa terjangkaunya, apalagi jika kita lihat bahwa menu yang dikonsumsi santri pun beragam, mulai dari tahu tempe telur, hingga ikan dan ayam. Jika santri ingin mengonsumsi makanan lain, santri bisa membeli di kantin yang telah disediakan.

Saya crosscheck kembali di web resminya pun, untuk biaya makan 3 kali sehari perbulannya santri hanya dikenakan biaya Rp 330.000,- dan untuk biaya sekolah dan pondok sebesar Rp 335.000,- . Sedangkan biaya pendaftaran secara umumnya kurang lebih 6 juta rupiah.

Enam juta rupiah tersebut meliputi uang pangkal masuk KMI, uang penambahan bangunan baru, uang sumbangan pembangunan gedung Fakultas Kedokteran UNIDA, uang majalah 1 tahun, uang kertas 1 tahun, uang kesehatan 1 tahun, uang kepanitiaan awal tahun ajaran baru, uang sekolah dan asrama (setiap bulan), uang makan setiap bulan, uang organisasi dan Pramuka, uang buku pelajaran kelas 1 dan 1 Int, uang biaya admin.

Kamar Santri Putri

Menurut kakak saya pula, kamar fasilitas pondok pesantren Gontor putri disediakan untuk 30 orang per satu kamar sudah disediakan kasur lipat dan juga lemari. Jika ingin mencuci, biasanya santri putri mencuci sendiri, namun ada pula layanan laundry berbayar. Seperti pondok pada umumnya, fasilitas dan aktivitas apapun harus dilakukan oleh santri dengan berantrian.

Nah, itu dia ulasan tentang Fasilitas Pondok Pesantren Gontor Putri Berdasarkan Pengalaman Alumni. Jika teman-teman tertarik mendaftarkan anak, keluarga, atau murid kalian ke pondok Gontor, bisa mendaftar di link berikut ini: https://www.gontor.ac.id/pendaftaran . Sekian, semoga ulasan ini bermanfaat :)

Karimah Iffia Rahman
Karimah Iffia Rahman Seorang ibu alumni Kesehatan Lingkungan yang kini melanjutkan studi S2 jurusan Kebijakan Publik. Karya pertamanya yang berhasil diterbitkan berada dalam Buku Antologi Menyongsong Society 5.0. Sebagian pemasukan dari artikel berbayar pada blog ini disalurkan untuk pendidikan anak-anak yatim dan duafa. Untuk bekerjasama, dipersilahkan menghubungi via iffiarahman@gmail.com

Posting Komentar untuk "Fasilitas Pondok Pesantren Gontor Putri Berdasarkan Pengalaman Alumni"