Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Stimulasi Anak 2-3 Tahun Berdasarkan Pengalaman Pribadi Membersamai Kafa

Stimulasi Anak 2-3 Tahun Berdasarkan Pengalaman Pribadi Membersamai Kafa
Stimulasi Anak 2-3 Tahun Berdasarkan Pengalaman Pribadi Membersamai Kafa

Finally, surat untuk Kafa di ultah Kafa yang ketiga akhirnya Mama tulis juga malam ini sebagai bentuk apresiasi usaha Kafa yang akhirnya mulai bisa diajak bicara...

Jujur, rasanya ketar-ketir banget sebenarnya, di usia Kafa waktu itu (sudah lebih dari 1 tahun) tetapi belum bisa mengucap mama baru bisa ayah. Apalagi kalau udah waktunya banding time antara sepersepupuan, huft! Diawali saat...

Perkembangan Bayi 6-12 Bulan

Jadi menurut buku pink alias buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), ada beberapa perkembangan yang harus diperhatikan oleh keluarga maupun tenaga kesehatan diantaranya pada umur 12 bulan, menurut buku KIA, usia tersebut anak sudah bisa:

- Berdiri dan berjalan berpegangan (di sini Kafa sudah bisa jalan sendiri)

- Memegang benda kecil (Kafa juga sudah bisa)

- Meniru kata sederhana seperti ma... paa... (Kafa belum bisa kecuali ayah dan babling)

- Mengenal anggota kelaurga (Kafa mengenal anggota keluarga tetapi picky person)

- Takut pada orang yang belum dikenal (Kafa sepertinya justru cepat akrab tetapi balik lagi dia punya selera tersendiri sehingga takut tidaknya bukan karena akrab atau tidak tetapi atas dasar pilihannya atau picky person)

- Menunjuk apa yang diinginkan tanpa menangis/merengek (centang)

Dijelaskan pada buku KIA, jika anak tidak bisa melakukan minimal salah satu hal di atas, maka bawa bayi ke tenaga kesehatan dan dianjurkan setiap 3 bulan sekali untuk pergi ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan layanan SDIDTK serta tidak lupa melakukan rangsangan atau stimulasi dalam keadaan menyenangkan.

Perkembangan Umur 2 Tahun

Setelah usia Kafa menginjak 2 tahun, Kafa masih belum bisa berbicara dengan jelas. Sebenarnya tidak banyak ketentuan perkembangan di usia 2 tahun menurut buku KIA seperti:

- Anak dapat menaiki tangga dan berlari (Kafa bisa)

- Mencoret-coret pensil pada kertas (Kafa bisa)

- Menunjuk anggota tubuh (waktu itu belum bisa)

- Menyebut 3-6 kata seperti piring, bola (belum bisa)

- Memegang cangkir sendiri (Kafa bisa)

- Belajar makan-minum sendiri (Kafa bisa tetapi tidak dibiasakan makan sendiri)

Dari indikator ini, yang Kafa belum lancar adalah berbicara dan menunjuk anggota tubuh. Tetapi jujur, rasanya sangat butuh perjuangan. Ditambah kalau orang-orang sepuh bertanya dan membandingkan. Sakitnya tuh di sini...

Akhirnya Mama menyekolahkan Kafa meski waktu itu usia Kafa kurang dari 3 tahun. Dari sana Mama sadar bahwa memang Mama harus lebih banyak menstimulus Kafa. Beruntungnya lagi, sekolah pertama Kafa sangat membuat Kafa antusias. Setiap hari selama sekolah (meski hanya sebulan lalu dilanjut privat) Kafa sangat bersemangat ketika waktunya berangkat ke sekolah.

Mama juga lebih sering mengajak Kafa mengeksplorasi sekitar seperti berekreasi ke Taman Lampion di Tepian Sungai Mahakam (videonya bisa dilihat di akhir ulasan ya).

Stimulasi Anak Usia 1-2 Tahun

Mama belajar bahwa stimulasi sangat penting bagi perkembangan Kafa. Mama harus lebih banyak menemani Kafa berjalan diundakan, membersihkan meja dan menyapu (untuk melatih motorik dan sensoriknya agar tangan dan jemarinya lebih kuat untuk mencoret-coret pensil di kertas maupun ketika memegang cangkir dan makan sendiri).

Mama harus mengajarkan Kafa membereskan mainan, menemani mencoret-coret kertas, menyebut bagian tubuh, membacakan cerita dan bernyanyi. Mama harus mengajak Kafa bermain dengan teman sepantaran dan memberikan pujian serta mengawasi Kafa yang sedang bermain dengan bebas. Mama juga harus membiasakan diri untuk menggunakan perkataan santun.

Perkembangan Anak Usia 3 Tahun

Alhamdulillah, sekarang mama bersyukur, saat ini di usia Kafa 3 tahun 28 hari, Kafa telah lulus melewati seluruh perkembangan yang harus Kafa capai di usia sebelumnya. Mama banyak bersyukur dan belajar. Mama berharap, Mama bisa belajar dari kesalahan di usia Kafa yang sebelumnya agar di usia 3 tahun ini Kafa bisa melewati perkembangan anak usia 3 tahun, yaitu:

- Mengayuh sepeda roda tiga

- Berdiri di atas 1 kaki tanpa berpegangan

- Bicara dengan baik menggunakan 2 kata

- Mengenal 2-4 warna

- Menyebut nama, umur, dan tempat

- Menggambar garis lurus

- Bermain dengan teman

- Melepas pakaiannya sendiri

- Mengenakan baju sendiri

Stimulasi Anak 2-3 Tahun

Nah, kalau ini mama bisa bilang, wow banyak juga ya indikator perkembangannya! Semoga mama bisa lebih sering meluangkan waktu untuk menstimulus Kafa dengan rangsangan berdasarkan buku KIA seperti:

- Mengajari berpakaian sendiri

- Mengajak melihat buku cerita dan membacakannya

- Mengajari makan di piring sendiri

- Mengajari cuci tangan

- Mengajari buang air besar dan kecil di tempatnya (toilet training)

- Mengajari anak untuk menghormati orang lain dan beribadah

- Mengajak anak ke PAUD

Saat ini yang sudah mama lakukan adalah poin nomor 2, 3, 4, 5, dan 6. Semoga di usia Kafa yang ketiga, serangkaian perkembangan dan stimulasi ini bisa kita lakukan dengan mudah ya nak. We love You!

Nah, itu dia ulasan tentang stimulasi anak 2-3 tahun berdasarkan pengalaman pribadi dan juga di sesuaikan dengan teori yang ada di buku KIA. Sekian, semoga ulasan ini bermanfaat untuk para buibu dan pakbapak yang sedang berjuang juga akan hal ini. Semangat! You never walk alone :)

Terima kasih sudah membaca ulasan ini, dukung terus konten-konten di Iffiarahman.com dan juga konten perkembangan Kafa lainnya dengan subscribe, watch, and like di channel Youtube berikut ini:

Karimah Iffia Rahman
Karimah Iffia Rahman Seorang ibu yang kini melanjutkan studi S2 jurusan Kebijakan Publik. Karya pertamanya yang berhasil diterbitkan berada dalam Buku Antologi Menyongsong Society 5.0. Sebagian pemasukan dari artikel berbayar pada blog ini disalurkan untuk pendidikan anak-anak yatim dan duafa. Untuk bekerjasama ataupun menjadi donatur pendidikan S2 yang sedang ditempuh, dipersilahkan menghubungi via iffiarahman@gmail.com

4 komentar untuk "Stimulasi Anak 2-3 Tahun Berdasarkan Pengalaman Pribadi Membersamai Kafa"

  1. Barokalloh mas Kafa. Duh aku iya anak dibandingin tuh sakitnya di sini *nunjukdada eh hehe

    Semangat ibuk. Insya allah anak2 itu dilahirkan dg kecepatan tumbuh masing2 dan tumbang maisng2 anak emamg beda.

    Kadang aku lebih sering bersikal bodoa amat atas cibiran dll untuk anak saya. Sejauh apa yang yakini benar sesuatu milesyone dan refrensi yang ada

    BalasHapus
  2. Mom kafaa .. anakku tahun ini juga 3 tahun. Blum bisa bicara jelas, dan mengayuh sepeda baca ini pelan-pelan sambil mikir. Jadi mulai berurutan ajarin anak nih.

    BalasHapus
  3. Banyak belajar nih dari kk soalnya anak saya juga hampir 3 tahun. Fasenya mirip2.

    BalasHapus
  4. Tumbang anak memang wajib dicek berkala ya mbak, dan nggak bisa disamaratakan dg anak lainnya. Fase mereka beda2

    BalasHapus