Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
gambar banner

Makanan Khas Singapura yang Halal dan Wajib Dinikmati

Makanan Khas Singapura yang Halal dan Wajib Dinikmati
Makanan Khas Singapura yang Halal dan Wajib Dinikmati

Makanan Khas Singapura yang Halal

Terletak sangat dekat dengan Indonesia, Singapura merupakan salah satu destinasi wisata internasional favorit para wisatawan Indonesia. Wajar saja, sebagai salah satu negara maju.

Singapura memberikan suasana yang berbeda, seperti tata kota yang rapi hingga kuliner yang tidak kalah lezat. Nah, jika kamu mau ke Singapura, kamu bisa memesan tiket pesawat melalui Traveloka. Ada banyak pilihan maskapai yang bisa kamu pilih, salah satunya adalah Scoot.

Jangan Lupa, Nikmati 10 Kuliner khas Singapura Ini Yuk!

Singapura, sebagai negara dengan keragaman budaya yang kaya, punya kelezatan kuliner yang sangat beragam. Dari hidangan jalanan hingga restoran mewah, kota ini adalah surga bagi para pecinta makanan yang ingin menjelajahi citarasa unik dari berbagai budaya.

Berikut adalah beberapa kuliner Singapura yang wajib dicoba saat kamu mengunjungi Singapura!

Hainanese Chicken Rice

Yang pertama ada Hainanese Chicken Rice atau dikenal juga dengan nasi Hainan. Hainanese Chicken Rice adalah hidangan klasik Singapura yang terdiri dari ayam rebus lembut yang disajikan dengan nasi yang dimasak dalam kaldu ayam.

Hidangan ini biasanya disajikan dengan saus cabai, saus jahe, dan irisan mentimun segar. Kelezatan dan kesederhanaannya telah menjadikannya salah satu hidangan paling populer di Singapura. Rasanya tidak lengkap jika kamu melewatkan kesempatan untuk menyantap nasi hainan!

Chili Crab

Suka menyantap daging kepiting yang gurih? Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati hidangan kepiting khas Singapura, yaitu Chili Crab! Chili Crab adalah hidangan laut yang populer di Singapura.

Menu Chili Crab terdiri dari kepiting segar yang dimasak dalam saus cabai pedas yang lezat, menciptakan kombinasi rasa gurih dan pedas yang menggugah selera. Hidangan ini biasanya disajikan dengan roti mantau untuk menikmati sausnya.

Laksa

Berbicara mengenai kuliner Singapura, Laksa tidak bisa dilupakan. Laksa tidak hanya disukai di Singapura, namun juga cukup populer di Indonesia. Laksa adalah hidangan mi berkuah yang sangat populer di Singapura. 

Mi dalam laksa merupakan sejenis mi tebal yang dimasak dalam kaldu santan pedas yang kaya rasa, Laksa biasanya diisi dengan daging ayam, udang, telur rebus, dan tauge. Variasi lainnya adalah Laksa Katong yang menggunakan mi tipis.

Char Kway Teow

Kamu pasti tidak asing lagi nih dengan makanan ini. Char Kway Teow, atau nama umumnya adalah Kwetiau adalah hidangan mi goreng tebal yang menggugah selera. 

Kwetiau Singapura adalah mi beras yang digoreng dengan udang, sosis Cina, telur, dan tauge dalam minyak babi, menciptakan rasa gurih yang lezat. Jika kamu sudah terbiasa makan kwetiau di Indonesia, rasa kwetiau Singapura tidak kalah lezat, kok!

Roti Prata

Jika menu nasi atau mi terasa berat, kamu bisa kok membeli roti. Salah satu menu roti yang lezat adalah Roti Prata. Roti Prata adalah roti datar yang lezat dan renyah, biasanya disajikan dengan saus kari atau dal.

Ini adalah sarapan atau camilan favorit di Singapura, dan Anda bisa menemukannya di banyak gerai makanan jalanan. Selain itu, dengan harga yang murah, kamu bisa membeli panganan yang hemat dan mengenyangkan.

Satay

Satay atau sate tentu bukan makanan yang asing buat kamu, dong? Di Singapura, ada juga menu sate yang lezat dan populer. Selain itu, sama seperti di Indonesia, Satay di Singapura dijual dengan harga yang terjangkau dan jadi salah satu meals favorit di sana.

Satay adalah sate yang terdiri dari daging ayam, daging sapi, atau daging kambing yang ditusuk dan dipanggang dengan sempurna. Satay biasanya disajikan dengan saus kacang yang kaya rasa dan nasi lontong.

Kaya Toast

Selain Roti Prata, menu roti di Singapura yang terkenal berikutnya adalah Kaya Toast. Kaya Toast adalah sarapan klasik Singapura. Sesuai namanya, Kaya Toast merupakan roti panggang disajikan dengan selai kaya (kaya jam) yang terbuat dari telur, santan, dan gula. 

Untuk menyantap hidangan ini, biasanya dinikmati bersama dengan telur rebus dan kopi kental yang nikmat. Tidak hanya bisa dipangan di pagi hari, kamu juga bisa menikmati Kaya Toast kapan saja!

Ice Kachang

Ingin kudapan yang segar dan manis? Ice Kachang solusinya. Ice Kachang, atau es kacang merah merupakan kudapan manis yang populer di Singapura. Bahkan, karena rasanya, es kacang merah juga populer di Malaysia. 

Ice Kachang adalah hidangan penutup segar yang terdiri dari es serut yang diisi dengan campuran berbagai bahan seperti kacang merah, jagung manis, dan jeli, yang kemudian disiram dengan sirup gula merah dan susu kental manis.

Nah, itu dia ulasan tentang makanan khas Singapura yang halal dan wajib dinikmati. Kuliner Singapura adalah cerminan harmoni multikultural yang ada di negara ini. Dari masakan Melayu, Tionghoa, India, hingga Peranakan, Anda akan menemukan kelezatan yang menggugah selera dan mengajak Anda dalam perjalanan kuliner yang tak terlupakan.

Saat mengunjungi Singapura, pastikan untuk mencicipi berbagai hidangan lokal yang mencerminkan keragaman budaya dan cita rasa negara ini. Namun untuk kehati-hatian dalam menjaga kehalalannya, pastikan untuk tidak takut bertanya tentang komposisi makanan yang akan dikonsumsi.

Yuk, liburan ke Singapura maupun ke Malaysia dengan Traveloka! Kamu bisa pesan tiket pesawat ke Singapura dengan mudah serta banyak pilihan maskapai seperti Scoot untuk ke Singapura dengan menggunakan aplikasi Paylater terbaik dari Traveloka.

Karimah Iffia Rahman
Karimah Iffia Rahman Seorang ibu alumni Kesehatan Lingkungan yang kini melanjutkan studi S2 jurusan Kebijakan Publik. Karya pertamanya yang berhasil diterbitkan berada dalam Buku Antologi Menyongsong Society 5.0. Sebagian pemasukan dari artikel berbayar pada blog ini disalurkan untuk pendidikan anak-anak yatim dan duafa. Untuk bekerjasama, dipersilahkan menghubungi via iffiarahman@gmail.com

Posting Komentar untuk "Makanan Khas Singapura yang Halal dan Wajib Dinikmati"