Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

17 Startup Bidang Pertanian yang Bermanfaat untuk Pertanian Indonesia

startup adalah
Startup Bidang Pertanian di Indonesia

Startup Bidang Pertanian

Beberapa waktu lalu saya menulis tentang startup karena akhir-akhir ini bisnis startup cukup diminati oleh berbagai kalangan baik pendiri ataupun pemilik dana. Untuk mengingat kembali tentang pengertian startup yang sebelumnya sudah saya tuliskan di artikel yang sebelumnya, startup adalah sebuah usaha yang bergerak dibidang digitalisasi dalam memasarkan produk ataupun layanannya.

Ada banyak contoh startup yang kita temui khusunya di Indonesia seperti startup bidang pangan, startup bidang peternakan dan it pertanian lainnya yang saat ini bergerak menjadi startup bidang pertanian.

Baiklah, untuk mempersingkat waktu mari kita mulai mengenal startup bidang pertanian yang ada di Indonesia:

iGrow

iGrow adalah startup bidang pertanian yang concern terhadap petani lokal dengan cara menghubungkan petani lokal dengan pemilik tanah, investor penanaman, dan pembeli produk pertanian untuk bersama-sama memproduksi hasil tanam pada lahan yang belum optimal diberdayakan.

TaniHub

Siapa yang tidak kenal dengan TaniHub. TaniHub merupakan startup bidang pertanian yang dibentuk sejak 2015 dengan misi agar petani Indonesia dapat menjual sekaligus berkomunikasi langsung dengan konsumen.

Hal ini dikarenakan agar petani tak lagi bergantung pada tengkulak yang memberatkan para petani. Selain proses jual beli, saat ini TaniHub juga memiliki fitur TaniFund agar dapat membantu pendanaan petani Indonesia.

Crowde

Crowde merupakan startup bidang pertanian yang berdiri sejak 2015 dan bergerak dengan cara menghimpun dana masyarakat untuk dijadikan modal para petani dengan metode crowd-lending.

Habibi Garden

Tidak mungkin Bapak IPTEK di Indonesia tidak memberikan kiprahnya pada startup bidang pertanian. Melalui Habibi Garden, petani dapat berkomunikasi dengan tumbuhan dengan cara memonitor secara konsisten dan berkala tanaman yang sedang ditanam agar dapat menjamin kualitas tanaman hingga proses panen tiba.

Aplikasi Petani

Startup bidang pertanian yang sangat jelas difungsikan untuk petani ini adalah Petani. Aplikasi ini diproduksi untuk memberikan informasi seputar pertanian seperti menjual berbagai peralatan pertanian ataupun urusan peranian yang lainnya.

LimaKilo

Startup bidang pertanian berikutnya ada LimaKilo. LimaKilo hadir dalam dunia startup bidang pertanian untuk meringkas pendistribusian berbagai jenis produk pertanian yang dapat mempertemukan penjual dengan pembeli secara langsung dengan berat maksimal pembelian sebanyak lima kilogram.

Agromaret

Startup bidang pertanian lainnya ada Agromaret yang telah dirintis sejak 2009. Aplikasi ini didesain khusus untuk peluang pasar yang lebih luas untuk para petani, sehinga tidak hanya petani besar yang dapat mendominasi pasar tetapi juga petani dengan skala yang lebih kecil pun dapat memasarkan hasil taninya pada masyarakat luas melalui aplikasi Agromaret.

Pantau Harga

Jika teman-teman ingin mencari harga hasil tani yang kompetitif dengan kualitas terbaik, maka teman-teman bisa mengunduh aplikasi Pantau Harga. Startup bidang pertanian yang satu ini sangat membantu konsumen dalam memantau harga hasil tani dengan mudah. Selain itu, di aplikasi Pantau Harga juga tersedia fitur daftar peta harga secara virtual untuk melihat lokasi penjual yang akan dibeli produknya.

Ci-Agriculture

Startup bidang pertanian yang satu ini sangat membantu para petani untuk membantu proses penanaman benih, pemberian pupuk, penggunaan obat, dan kegiatan bertani lainnya. Selain itu melalui aplikasi ini, petani dapat terhubung secara langsung dengan distributor, pasar, dan konsumen sehingga produk lebih mudah dijangkau oleh konsumen dan petani mendapatkan hasil penjualan panen yang optimal.

Pak Tani Digital

Startup bidang pertanian ini sangat membantu teman-teman yang ingin mengecek harga dan membeli hasil tani langsung dari petani. Fitur lainnya yang disediakan oleh aplikasi ini adalah fitur transporter dan juga mapping harga.

Kecipir

Startup bidang pertanian ini sebelumnya bernama LOFmart namun mengalami pivoting startup dan akhirnya beralih nama menjadi Kecipir. Jika teman-teman mencari aplikasi yang menjadi tempat para petani menjual hasil taninya secara langsung, maka di sini tempatnya.

PanenID

Sama seperti startup bidang pertanian yang lainnya, PanenID membantu petani agar dapat menjual hasil panennya pada konsumen skala besar seperti hotel, restoran, dan sejenisnya. Dengan penjualan skala besar, maka diharapkan petani pun akan mendapatkan keuntungan skala besar pula.

Eragano

Eragano adalah startup bidang pertanian yang bergerak dibidang pengadaan peralatan pertanian. Selain itu, melalui Eragano, petani dapat meminjam modal untuk bertani sehingga para petani tetap bisa bertani meskipun sedang dalam kesulitan dana.

Karsa

Startup Karsa dirilis dengan tujuan untuk mengedukasi pengguna aplikasi terkait informasi seputar pertanian. Mulai dari bertani dengan efisien, memantau harga, dan juga kebijakan terkait bidang pertanian.

8Villages

Startup bidang pertanian ini dirilis untuk berbagi informasi dan diskusi terkait bidang pertanian. Selain itu melalui 8Villages petani juga bisa menjual hasil taninya dengan lebih mudah.

Kedai Sayur Indonesia

Sesuai dengan namanya, startup bidang pertanian ini didesain khusus untuk menjadi marketplace bagi semua petani ataupun pedagang sayur yang sangat memudahkan pengguna aplikasi karena menyediakan fitur layanan antar barang.

Eden Farm

Sama seperti PanenID, Eden Farm membantu para petani untuk mendistribusikan hasil taninya ke restoran dan kafe di seluruh Indonesia. Produk yang ditawarkan tentu hasil tani yang sangat segar mulai dari buah, sayur, sayuran hidroponik, produk-produk tani yang dikeringkan hingga cabai dan bawang.

Nah, itu dia ulasan terkait startup bidang pertanian di Indonesia yang ternyata gak kalah bagusnya dengan startup pertanian di Jepang ya. Sekian, semoga ulasan ini bermanfaat. Silahkan tinggalkan jejak di kolom komentar :)

Karimah Iffia Rahman
Karimah Iffia Rahman Seorang ibu yang kini melanjutkan studi S2 jurusan Kebijakan Publik. Karya pertamanya yang berhasil diterbitkan berada dalam Buku Antologi Menyongsong Society 5.0. Sebagian pemasukan dari artikel berbayar pada blog ini disalurkan untuk pendidikan anak-anak yatim dan duafa. Untuk bekerjasama ataupun menjadi donatur pendidikan S2 yang sedang ditempuh, dipersilahkan menghubungi via iffiarahman@gmail.com

4 komentar untuk "17 Startup Bidang Pertanian yang Bermanfaat untuk Pertanian Indonesia"

  1. Banyak bener ya, bu, baru tau beberapa aja akutuh..

    Tambahin satu lagi bu, TaniBiz, projeknya suamik, wkwk..

    BalasHapus
  2. Dari 17 startup, aku baru tau segelintir. Bangga deh skg bidang pertanian mulai merambah digitalisasi. Semoga membawa angin segar untuk para petani juga ya :)

    BalasHapus
  3. Baru tahu ada banyak start-up bidang pertanian seperti ini, keren idenya yaa.. semoga bisa membantu memajukan pertanian Indonesia

    BalasHapus
  4. Hanya kenal beberapa aja nih. Ternyata banyak juga ya. Keren. Emang tanah Indonesia suburnya kebangetan. Kudu didukung nih startup pertanian biar Indonesia makin maju pertanian nya

    BalasHapus